<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="3406">
<titleInfo>
<title>efisiensi cutting plan pada proses produksi dermaga apung kapal selam</title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Intan Baroroh, S.T., M.T.</namePart>
<role><roleTerm type="text">Contributor</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Yordan Arbi Ardiansyah</namePart>
<role><roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text">Surabaya</placeTerm></place>
<publisher>Fakultas Teknik dan Ilmu Kelautan, Universitas Hang Tuah</publisher>
<dateIssued>2022</dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code">id</languageTerm>
<languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">Text</form>
<extent>xiii, 108 p. : ill. ; 29 cm.</extent>
</physicalDescription>
<note>Industri perkapalan merupakan industri yang mampu menciptakan substansial lapangan kerja dengan nilai tambah yang tinggi. Sebuah proyek industri perkapalan dikatakan berhasil, apabila penggunaan biaya yang efisien. Material merupakan komponen yang memiliki pengaruh sebesar 50-60% terhadap biaya produksi pembangunan. Tujuan dari penelitian ini mendapatkan waste material yang efektif sebagai standar produksi pembangunan Dermaga apung di PT. Wahyu Agung. Sedangkan ekspetasi di lapangan terdapat waste material sebesar 20%. Hal tersebut terjadi karena tidak ada pembuatan Cutting Plan sebelum pembangunan. Cutting Plan merupakan metode yang digunakan oleh engineer kapal untuk memperkirakan berapa banyak material yang dibutuhkan. Cutting Plan dibuat dengan software AutoCAD untuk mendapatkan hasil berupa luas area use material dan waste material. Selanjutnya akan dilakukan analisa perbandingan sebelum adanya pembuatan Cutting Plan dan sesudah pembuatan Cutting Plan dari bantuan software AutoCAD dan CypNest. Hasil dari penelitian ini adalah efektivitas penggunaan material menggunakan bantuan software AutoCAD dan CypNest dari penggunaan kedua software tersebut CypNest dipilih karena tingkat efektivitas waste material yang rendah total waste material 3,46%, artinya kurang dari 5%.</note>
<subject authority=""><topic>Waste Material</topic></subject>
<subject authority=""><topic>Use Material</topic></subject>
<subject authority=""><topic>Cutting Plan</topic></subject>
<subject authority=""><topic>Efisiensi</topic></subject>
<classification>NONE</classification><identifier type="isbn"></identifier><location>
<physicalLocation>Perpustakaan Fakultas Teknik dan Ilmu Kelautan Lantai 2 - Gedung Fakultas Teknik dan Ilmu Kelautan, Jalan Arief Rachman Hakim No. 150, Sukolilo, Surabaya</physicalLocation>
<shelfLocator>621.22.18 Yor e</shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1">S0200722022</numerationAndChronology>
<sublocation>Perpustakaan Fakultas Teknik dan Ilmu Kelautan-UHT</sublocation>
<shelfLocator>621.22.18 Yor e</shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<recordInfo>
<recordIdentifier>3406</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2022-09-28 08:34:35</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2022-09-28 08:35:23</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>